Egidio
Keamanan · Smishing · Tilang

Penipuan SMS e-tilang: ribuan laporan dalam sebulan

SMS massal menyerupai pemberitahuan resmi e-tilang, mengarahkan korban ke situs palsu untuk mengisi data pribadi dan perbankan. Dalam periode 1–27 Januari 2026 saja, Polri menerima 3.076 laporan penipuan elektronik, dan mengidentifikasi 11 tautan phishing serta 5 nomor ponsel yang digunakan dalam modus ini.

Blokir situs pembayaran palsu dengan Egidio Egidio mendeteksi dan memblokir situs pembayaran palsu
Fakta dari kepolisian: konfirmasi tilang elektronik resmi hanya bisa dicek melalui situs atau aplikasi resmi ETLE — bukan lewat link yang dikirim via SMS massal.

Bagaimana penipuan ini bekerja

Langkah 1

SMS massal

Pesan dikirim ke banyak nomor sekaligus, meniru format pemberitahuan resmi e-tilang.

Langkah 2

Link phishing

SMS mengarahkan korban ke situs yang tampilannya menyerupai halaman resmi kepolisian.

Langkah 3

Permintaan data

Situs palsu meminta data pribadi dan perbankan untuk "menyelesaikan" tilang.

Langkah 4

Penyalahgunaan data

Data yang dimasukkan langsung disalahgunakan oleh pelaku — tidak ada tilang resmi yang benar-benar diproses.

Cara mengenalinya

Apa yang harus dilakukan jika menerima SMS ini

  1. Jangan klik, jangan isi data apa pun.
  2. Verifikasi lewat jalur resmi: cek langsung di situs atau aplikasi resmi ETLE, ketik sendiri alamatnya.
  3. Laporkan ke kepolisian setempat dengan menyertakan tangkapan layar SMS.
  4. Jika sudah mengisi data, segera hubungi bank untuk memblokir kartu atau rekening.

Egidio: pendeteksi phishing otomatis Anda

Penipuan ini berhasil karena memanfaatkan rasa takut terhadap tilang resmi. Egidio memblokir link penipuan sebelum sempat bekerja.

Egidio menganalisis link yang diterima di lebih dari 183 aplikasi pesan secara real-time. Saat mengenali halaman e-tilang palsu, Egidio memblokirnya sebelum terbuka.

Pasang Egidio