Egidio
Publikasi · v1.0 · Juli 2026

Melindungi Keluarga di Negeri Orang dan di Kampung

Sebagai PMI, sebagian perhatian Anda selalu tertinggal di kampung halaman. Penipu tahu itu, dan sebagian modus memang hanya menyasar PMI.

Versi 1.0 Juli 2026 Lisensi CC BY 4.0 Berdasarkan Penipuan PMI

Skala PMI dan remitansi yang mereka kirim pulang

3,9 juta
PMI tercatat bekerja di luar negeri sepanjang 2024 (Bank Indonesia)
US$15,7 M
remitansi PMI ke Indonesia sepanjang 2024 — penghasil devisa terbesar kedua
1.500 aduan
pengaduan PMI ke BP2MI sepanjang 2024, Malaysia sebagai asal terbanyak

Modus penipuan yang menyasar khusus PMI

1

Calo dan agen penempatan ilegal

Calo menjanjikan penempatan cepat tanpa lewat P3MI resmi, memungut biaya di muka tanpa kuitansi sah.

2

Sponsor palsu

Seseorang mengaku sebagai "sponsor" resmi yang akan mengurus visa kerja, memungut biaya, lalu menghilang.

3

Akun palsu mengatasnamakan KBRI/KJRI

Nomor atau akun palsu — kadang memakai foto pejabat hasil AI — meminta transfer uang untuk "mengurus" dokumen. KBRI/KJRI tidak pernah meminta uang lewat telepon atau WhatsApp.

Kasus nyata

PMI asal NTT, 9 tahun tidak digaji, Penang, Malaysia. Seorang PMI yang bekerja sebagai asisten rumah tangga sejak 2017 dengan janji gaji 900 ringgit per bulan, tidak menerima gajinya bertahun-tahun. Dengan pendampingan KJRI Penang, ia akhirnya berhasil membawa pulang tunggakan gaji sebesar 98.000 ringgit (sekitar Rp430 juta).

Perlindungan yang menyeberangi jarak

Kode rahasia keluarga yang disepakati sebelumnya. Tidak ada "sponsor" atau "pejabat" palsu yang bisa menebaknya. Dan setiap permintaan transfer diverifikasi lewat nomor resmi di situs KBRI setempat — bukan nomor yang menghubungi Anda duluan.

Cara mengutip publikasi ini

Egidio, Laboratorium Ancaman, "Laporan PMI", v1.0, 2026, egidio.app/id/publications/laporan-pmi/

Catatan ketelitian. Laporan ini berdasarkan halaman Penipuan PMI yang mendokumentasikan semua sumber (Bank Indonesia, BP2MI, KJRI Penang, Naker.news). Tidak ada data baru yang diperkenalkan. Lisensi CC BY 4.0.

Untuk mendalami lebih lanjut